#AboutKL / Entertainment  / KL Hop On Hop Off – Keliling Kuala Lumpur Gak Pake Ribet

KL Hop On Hop Off – Keliling Kuala Lumpur Gak Pake Ribet

    Hap hap hap…, sekumpulan anak-anak yang aku panggil The Kiddos berjumlah lima orang terlihat semangat sekali, mereka melompat-lompat bagai anak-anak kelinci naik dan turun double decker bus berwarna terang seharian ini. Seakan tanpa lelah mereka masih menunjukkan wajah riang meski telah singgah dari satu tempat ke banyak tempat lainnya mengelilingi tempat-tempat wisata di Kuala Lumpur hampir satu hari penuh.

    Gambaran diatas masih melekat di benak saya meski perjalanan itu sudah beberapa tahun berlalu. Senang mengingat kenangan saat berlibur bersama keluarga besar ke Kuala Lumpur kala itu. Perjalanan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari itu berjalan sebagaimana yang kami rencanakan dan itu berkat kami memilih moda transportasi yang tepat untuk berkeliling kota yaitu Kuala Lumpur Hop On Hop Off bus. Dan bila saat ini kenangan itu kembali hadir tak lain karena kaki ini kembali menjejak di Kuala Lumpur dan berkeliling ibukota negara Malaysia tersebut dengan cara yang sama.

    Ya…, untuk ke sekian kalinya saya menjejakkan kaki di Kuala Lumpur. Tak bosankah? Tentu saja tidak. Tak cukup sekali, itu mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan betapa banyaknya destinasi wisata di Kuala Lumpur. Meski telah beberapa kali ke Malaysia, namun selalu ada hal yang baru di setiap kunjungan. Begitu juga kali ini, kedatangan saya kembali ke Kuala Lumpur ini adalah dalam rangka memenuhi undangan Tourism Malaysia Kuala Lumpur dalam event yang digagas oleh anak-anak muda keren dari Gaya Travel Magazine yang diberi nama #AboutKL.

    #AboutKl adalah suatu program hasil kolaborasi antara Tourism Malaysia Kuala Lumpur dengan Gaya Travel Magazine yang bertujuan untuk mempromosikan Kuala Lumpur sebagai obyek wisata dengan melibatkan beberapa social media influencers. Tercatat ada 22 orang socia media influencers yang diundang dalam acara ini yang datang bukan hanya dari Malaysia namun juga 5 orang dari Indonesia dan 2 orang dari Singapore sebagai negara terdekat Malaysia, untuk membagikan pengalaman mereka selama tiga hari di Kuala Lumpur.

    Beragam tujuan wisata kota dan pengalaman menarik dihadirkan dalam kunjungan tersebut. Sesuai dengan tema yang diusung dalam event ini yaitu, “Things to Know About Kuala Lumpur” maka kami pun diajak menikmati berbagai pengalaman menakjubkan secara lengkap dari wisata alam, heritage, makanan, dan lain-lain yang bisa ditelusuri melalui tagar #AboutKL #KLNature, #KLHeritage, #KLCulture, #KLFood, #KLStay, #KLEntertainment, #KLLandmark, #KLNightLife, #KLPlay dan lain-lain.

    Begitu banyak tempat yang kami datangi dan berbagai pengalaman menarik yang kami rasakan. Tak heran bila acara yang berlangsung dari tanggal 21-23 September 2016 ini memberikan pengalaman yang mengesankan hingga kini. Sebagai negara yang menempati urutan ke-9 dari 100 negara yang mendapat kunjungan paling banyak di dunia, Kuala Lumpur memang selalu memiliki daya tarik untuk didatangi.

Menikmati Kuala Lumpur di Dek Bagian Atas KL Hop On Hop Off Bus

Menikmati Kuala Lumpur di Dek Bagian Atas KL Hop On Hop Off Bus

    Meski tak mungkin mendatangi semua obyek wisata dalam satu atau dua hari, namun untuk berkeliling Kuala Lumpur ada cara yang paling praktis dan ekonomis yaitu dengan menggunakan Bus Hop On Hop Off. Itulah mengapa meski sudah untuk yang ketiga kali menggunakan bus ini dalam kesempatan yang berbeda, saya tetap merasa bersemangat dan happy. Selalu ada sensasi yang bahagia saat duduk di dek bagian atas yang terbuka, berkeliling kota ditemani angin Kuala Lumpur yang semilir di wajah saya.

   Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu urusan penting yang harus dipikirkan saat kita merancang perjalanan ke suatu kota atau negara adalah alat transportasi. Banyak moda transportasi yang bisa dipilih disuatu kota atau negara dengan berbagai alasan, begitu pun saya dan keluarga yang waktu itu yang berjumlah dua belas saat melakukan perjalanan wisata ke Kuala Lumpur. Dengan pertimbangan kepraktisan mengingat jumlah rombongan yang besar dengan rentang usia yang cukup jauh serta kenyamanan saat berwisata kota kami memilih bus Hop On Hop Off untuk berkeliling Kuala Lumpur.

Ruang cabin bagian dalam yang nyaman untuk segala usia

Ruang cabin bagian dalam yang nyaman untuk segala usia

   Tak harus jumlah rombongan yang besar sebagai alasan menggunakan bus ini. Alasan lain yang menyertai adalah untuk mengoptimalkan waktu kunjungan terutama saat kedatangan yang pertama kali atau memanfaatkan waktu yang sempit di suatu negara yang dikunjungi. Dengan waktu kunjungan yang singkat dan keinginan untuk menikmati perjalanan dengan nyaman, maka ini membantu menghilangkan kemungkinan waktu yang terbuang karena tersesat, terlalu banyak bertanya atau terlalu lama diperjalanan.

   Dengan armada khas Double Decker bus, Kuala Lumpur Hop On Hop Off ini telah beberapa kali mendapat penghargaan diantaranya Best Tourism Transportation pada tahun 2008, The Best Malaysia Awards untuk katagori Travel Awards tahun 2009 dan Kuala Lumpur Mayor’stourism Awards pada tahun 2008. Bus ini didesain ramah untuk penyandang disabel, beroperasi dari jam sembilan pagi sampai dengan jam delapan malam, dilengkapi dengan multi lingual commentary, wifi, sky view dan open deck.

Istana Negara, salah satu titik pemberhentian KL Hop On Hop Off Bus

Istana Negara, salah satu titik pemberhentian KL Hop On Hop Off Bus

   Dengan dua pilihan jenis tiket yaitu yang berlaku untuk 24 atau 48 jam, bis ini akan melewati sekitar 70 tempat dan atraksi yang menarik di 23 pemberhentian. Bayangkan jumlah pilihan yang bisa jadi alternatif kunjungan para pelancong selama di Kuala Lumpur, banyak sekali bukan? Itulah mengapa saya setuju sekali dengan jargon yang digadang-gadang oleh KL Hop On Hop off yaitu “One Ticket to See it all.” Para pejalan tinggal memilih tempat dan atraksi yang disukai. Free and Easy!!

   Beberapa titik pemberhentian mungkin adalah tempat-tempat favorit yang wajib anda kunjungi selama di Kuala Lumpur seperti Twin Tower, KLCC, Dataran Merdeka, National Mosque, National Palace, KL Tower, Aquaria, Bukit Bintang, Chinatown, Central Market, Little India, National Museum dan lain-lain. Meski titik awal keberangkatan adalah Malaysia Tourism Centre (MATIC) namun penumpang bisa menaiki di titik-titik pemberhentian tanpa harus start di MATIC dan turun naik di setiap titik pemberhentiannya.

Temukan tanda ini, bisa beli tiket, naik dan turun KL Hop On Hop Off Bus

Temukan tanda ini, bisa beli tiket, naik dan turun KL Hop On Hop Off Bus

   Saat tulisan ini saya buat, harga untuk tiket yang berlaku selama 24 jam, pelancong dikenakan harga normal RM 45 untuk dewasa dan RM 24 untuk anak-anak. Sedangkan tiket yang berlaku untuk 48 jam, pelancong dikenakan biaya normal RM 79 untuk dewasa dan RM 43 untuk anak-anak. Sedangkan untuk anak-anak yang belum berusia 5 tahun tidak dikenakan biaya alias gratis. Dan takjubnya, ini adalah harga yang sama dengan harga yang saya bayarkan saat liburan keluarga tahun 2009, wow!

Serunya melihat keindahan heritage building di seputar Dataran Merdeka

Serunya melihat keindahan heritage building di seputar Dataran Merdeka

   So, tak heran bukan kalau ini adalah cara favorit saya menikmati wisata kota di Kuala Lumpur. Cara ini juga yang selalu saya rekomendasikan bila ada yang bertanya bagaimana cara yang paling menyenangkan menikmati Kuala Lumpur. Mengapa begitu menyenangkan, karena pelancong bebas memilih di titik mana akan berhenti dan menikmati atraksi-atraksi wisata di dalamnya. Setelah itu pejalan dapat melanjutkan perjalannya dan menikmati atraksi di titik yang lain dengan menggunakan bis Hop On Hop Off berikutnya.

    Praktis bukan? Tak perlu menyewa kendaraan atau menggunakan taksi dan membuang waktu untuk mencari-cari tempat wisata yang akan dikunjungi. Tiket bisa dibeli di KL Hop On Hop Off Bus, MATIC, KL Information Counter dan agen tiket resmi di beberapa tempat dan titik pemberhentian. Tiket juga bisa dibeli secara online di laman resmi mereka di www.myhoponhopoff.com. Nah…, tinggal duduk manis deh dan turun di tempat-tempat yang disukai lalu menunggu kedatangan bis berikutnya dengan interval waktu sekitar 20-30 menit antar bus ke tujuan berikutnya.

Masih penasaran, memang harus coba deh.
Keliling Kuala Lumpur, tak repot lah!
Ayo Pelesiran

Keliling Kuala Lumpur, Tak repot lah!

Keliling Kuala Lumpur, Tak repot lah! Pict Courtesy of Pojiegraphy

Likes(0)Dislikes(0)

No Comments

Leave a Reply

Partners & Affiliates